Jumat, 21 Februari 2014

Hakikat Bahagia



Bahagia adalah berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam. dan sedekahkan hati yang terisi cinta Ilahi pada segenap penghuni buli
Bahagia adalah membagi senyum ketika kau terluka, memberi minum ketika kau dahaga, menghibur jiwa-jiwa ketika kau terluka.
Bahagia adalah ketika Malaikat menawari tuk membinasakan orang yang menyakitimu. dan kau pun menjawab duhai Kekasih Allah: "ampunilah, sebabmereka itu tak tahu, semoga kelak keturunan dari sulbi mereka akan mengesakan-Mu."
Bahagia adalah hidup dalam prasangka baik sesama pada kita, lalu mensyukuri baik sangka itu berjuang untuk menjadi benar-benar baik.
Bahagia adalah berani jujur pada hati dan kuat mengikuti bisik nurani. kadang merasa tersepi dan sunyi. tetapi senyum Allah membersamai.
Bahagia adalah masa lalumu tak membelenggu, masa depanmu tak menghantui, masa kinimu terisi puncak karya yang kau bisa.
Bahagia adalah dosa mendekatkanmu pada-Nya dengan taubatan nashuha, saat ibadah tak menjauhkanmu dari-Nya gara-gara membanggakan.
Bahagia adlah janji yang tertunaikan, amanah yang tersampaikan, silaturahmi yang tersambung kembali.
Bahagia adalah saat dendam kau anggap betul-betul racun,ditenggak sendiri tapi berharap oranglain yang mati. lalu kau memaafkan.
Bahagia adal saat kau membalas semua yang kotor dan keji dengan yang baik dan suci. sebabhanya itu yang kau punya tuk dibagi.
Bahagia adalh saat prasangka tak bisa mengalahkan ahlakmu, saat kebencian tak meruntuhkan adilmu, saat dendam tenggelam dalam maafmu.
Bahagia adalah saat iri pada mereka yang diberi limpahan harta dan ilmu, lalu kita berjanji pada Allah akan BERBUAT lebih jika diberi yang serupa.
Bahagia adalah saatikhlasmu bagai susu. tak tercampur kotoran, tak tersusup darah. murni bergizi, menguati. Langit Ridha; Bumi terilhami.
Bahagia saat kau impikan sebelas bintang, bulan, dan mentari sujud kepadamu. Itulah awal petualangan hidupmuduhai yusuf, yang penuh makna dan berliku.
Bahagia adalah saat dia yang kau cinta, tapi pernah nyaris bersama jatuh dalam hina dan petaka, kini tersatukan kembali dijalan yang di Ridhai-Nya.
Bahagia adalah memaknai semua aniaya sebagai foya-foya sebagaimana Ibnu Taimiyah. dibuang itu Tamasya, dipenjara itu rehat, dibunuh itu menghadap kekasih.
Bahagia adalah jaiak keadaaan hari ini tidak bisa mengalahkan mimpi-mimpimu.bahagia adalah jiak semua kelebihan yang dipunya tak bisa menumbangkan kerendahan hati kita.
Bahagia adalah berhasil menyembunyiakan iadah kepada Allah dari mata manusia, dan menampakkan bekasnyanyata-nyata berupa ahlak mulia.
Bahagia adalah melawan pengkhianatan dengan kesetiaan.
Bahagia adalah keterampilan menyampaikan kebenaran atas kesalahan dia yang terkasih, ketiak semua kata luruh ditelan rasa-rasa.
Bahagia adalah setelah tahu bahwa kita tak bisa selalu memperoleh apa yang kita suka, kita belajar untuk menyukai apa pun yang kita punya.
Bahagia adalah tak usah banyak bercerita tentang diri kita, sebab yang mencinta tak memerlukannya dan yang benci takkan percaya.
Bahagia dalah beragi senyum kecil dan pujian sederhan, agar hati yang nyaris putus asa kembali percaya bahwa ia berhak dan layak berbuat baik.
Bahagia adalah bersikap jantan dalam cinta, ambil kesempatan atau persialhkan yang lain. yang satu keberanian, yang lain pengorbanan.
Bahagia adalah bisa membenci kesalahn, tapi tetap memperlakukan pelakunya dengan cinta. baik yang silap diri sendiri maupun orang lain.
Bahagia adalah merencanakan agar sesuai denagn rencana-Nya, bertindak dalam kehendak-Nya. seperti ujaran isa, "Jadilah kehendak-Mu, bukan kehendakku.
Bahagia dalah mempercayai yang terbaik dalam diri seseorang, itulah yang akan mengeluarkan kebaikannya menjadi kemaslahatan bagi dunia.

"bahagia adalah menjadin kepompong, bersunyi dalam tafakur yang menerangi hati, berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam, berkarya dalam diam.bahagia adalah akhirnay menjadi kupu-kupu sempurna, terbang menari, melantunkan kebaikan diantara bunag, menyesap manis cinta, menebar keindahan pada dunia." ^^


Jumat, 04 Oktober 2013

Harapan ku :)


Semburat jingga menggantung diujung mega.
Redakan gelisah dalam suasana hati.
Rebahkan arah tancapkan tujuan.
Ku jaga nafasmu tetap di nadiku.
Hingga kau sadari artiku sendiri ..
Kusebut namamu dalam tanya.
Sanggupkah kau merasa ?
Tentang beban ini ?
Tentang beban yang beratkan langkah ?
Tentang kabut yang halangi pandangku dari indahmu ??
Sorot matamu siratkan letih.
Tlah kau panggul sendiri.
Lepaskanlah, sayang..
Buanglah semua impian, dan rebahkan angan.
Dalam hangat yang merangkul dunia,
Duniamu.
Duniaku.
Dunia kita.
Bersama . .
Serangkai kata yang ku ingin kau ucapkan.
Tapi mungkin tak pernah akan ..
Hening lama . .
Hingga,
suatu senja, kutatap jingga menggantung diujung mega.
Menghiasi cakrawala waktu.
Dan bibirku pun berujar,
"pulanglah, kembalilah, dan tetaplah disini . . . "

Jumat, 30 Agustus 2013

ingat lagi..

untuk mulyantik Didalam selimut malam kesunyian, sang bulan berpesan kepada bintang " wahai bintang terang, terimakasih atas seluruh cinta, kasih sayang, perhatian, dan seluruh pengorbanan yang telah kau berikan padaku. Maaf ku tak bisa memberi lebih. Maaf juga, ketika dalam perjalanan malam ku, kutak bisa datang kedalam malam setiap saat, karena awan2 kelam telah menghalangi perjalan ku sehingga cahaya hati ku tak sampai, sehingga maksud cahaya hatiku tak sampai kedalam hatimu. Kau adalah bintang terang yang selalu menghiasi alam malam dengan setia, sedangkan aku, hanya bulan yang buruk rupa, memiliki sisi hitam sang bulan, dan hanya membuat mu semakin sakit. Ku harap dengan kepergian ku kau tak redup, karena yang ku ingin kau tetap benderang di dalam kelam malam. Hanya ini akhir yang dapat ku berikan"...

ini mungkin yang pertama dan yang terakhir. merasakan senang tapi sambil menahan sakit. entah apa yang kau pikirkan saat itu, menyakiti tapi memberikan esuatu yang indah. yeah, 2 tahun menyakiti terus dan mungkin aku tak menyadari kebahagiaan apa yang telah kau berikan padaku ??
aaahh terasa aneh jika aku membahas tantangmu lagi. entahlah kenapa ??
mungkin sedang merindukan :')

Kamis, 08 November 2012

Waktu, Rasa dan Masa


Aku tidak tahu hari apa
Tidak tahu jam
Tidak tahu waktu
Hampa bukan sahabat waktu
Aku sii hampa
Aku si pembenci waktu
Mengapa saat ini ada waktu ?
Mengapa aku tahu waktu sedang berdetik dan aku tetap biarkan ?
Mengapa aku tidak larang waktu untuk berputar ??

Aku rindu mimpi
Aku rindu ketidaknyataan
Karena aku hidup dan aku sakit
Aku hidup tetapi aku merasa aku akan segera mati
Bukan hidup tanpa api
Bukan hidup tanpa sentuhan
Bukan hidup tanpa rasa..

Rasa, tidak seharusnya diajari
Rasa tidak seharusnya dibatasi
Rasa, tidak seharusnya dipagari
Masa, tidak jelas dimulainya
Masa, tidak jelas dinikmatinya
Masa, tidak jelas diakhirinya..

Tetapi keduanya ada
Rasa dan Masa
Saling bertautan
Ketika rasa itu tumbuh, pada masa yang salah
Ketika rasa itu harus luruh, pada saat rasa menabur benih yang paling jujur


Namun ketika masa mengakhiri semuanya
Sungguh beruntungnya rasa telah diajari, dibatasi dan dipagari :')